Bacaan Surat Al Muthaffifin Arab Latin dan Terjemah

Berita Islam - Surat Al Muthaffifin yang berarti "kecurangan" adalah salah satu surat dalam Al Qur'an. surah Al Tatfif ini diturunkan di kota mekkah dan masuk golongan surat makkiyah. Al-Mutaffifin terdiri dari 36 ayat dan merupakan ayat ke 83 dalam Al Quran. dinamakan Al Muthaffifiin yang mengambil dari kata Al Muthaffifiin yang ada pada ayat pertama surat ini.

Surat ini memiliki banyak pokok pokok kandungan didalamnya salah satu diantaranya adalah ancaman terhadap seseorang yang mengurangi hak orang lain dalam timbangan dan takaran.

Langsung simak berikut ini lafadz teks bacaan surat Al Muthaffifin dalam tulisan arab dan latin lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya agar bisa dipahami penjelasan dan pengertian tiap tiap ayatnya . . .

Bacaan Surat Al Muthaffifin Arab Latin dan Terjemah

Bacaan Surat Al Muthaffifin Arab Latin dan Terjemah :

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
وَيْلٌ لِّلْمُطَفِّفِينَ ﴿١﴾ الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ ﴿٢﴾ وَإِذَا كَالُوهُمْ أَو وَّزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ ﴿٣﴾ أَلَا يَظُنُّ أُولَـٰئِكَ أَنَّهُم مَّبْعُوثُونَ ﴿٤﴾ لِيَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿٥﴾ يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٦﴾كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الْفُجَّارِ لَفِي سِجِّينٍ ﴿٧﴾ وَمَا أَدْرَاكَ مَا سِجِّينٌ ﴿٨﴾ كِتَابٌ مَّرْقُومٌ ﴿٩﴾ وَيْلٌ يَوْمَئِذٍ لِّلْمُكَذِّبِينَ ﴿١٠﴾ الَّذِينَ يُكَذِّبُونَ بِيَوْمِ الدِّينِ ﴿١١﴾ وَمَا يُكَذِّبُ بِهِ إِلَّا كُلُّ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ ﴿١٢﴾ إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ آيَاتُنَا قَالَ أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ ﴿١٣﴾ كَلَّا ۖ بَلْ ۜ رَانَ عَلَىٰ قُلُوبِهِم مَّا كَانُوا يَكْسِبُونَ ﴿١٤﴾ كَلَّا إِنَّهُمْ عَن رَّبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ لَّمَحْجُوبُونَ ﴿١٥﴾ ثُمَّ إِنَّهُمْ لَصَالُو الْجَحِيمِ ﴿١٦﴾ ثُمَّ يُقَالُ هَـٰذَا الَّذِي كُنتُم بِهِ تُكَذِّبُونَ ﴿١٧﴾ كَلَّا إِنَّ كِتَابَ الْأَبْرَارِ لَفِي عِلِّيِّينَ ﴿١٨﴾ وَمَا أَدْرَاكَ مَا عِلِّيُّونَ ﴿١٩﴾ كِتَابٌ مَّرْقُومٌ ﴿٢٠﴾ يَشْهَدُهُ الْمُقَرَّبُونَ ﴿٢١﴾ إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ ﴿٢٢﴾ عَلَى الْأَرَائِكِ يَنظُرُونَ ﴿٢٣﴾ تَعْرِفُ فِي وُجُوهِهِمْ نَضْرَةَ النَّعِيمِ ﴿٢٤﴾ يُسْقَوْنَ مِن رَّحِيقٍ مَّخْتُومٍ ﴿٢٥﴾ خِتَامُهُ مِسْكٌ ۚ وَفِي ذَٰلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُتَنَافِسُونَ ﴿٢٦﴾ وَمِزَاجُهُ مِن تَسْنِيمٍ ﴿٢٧﴾ عَيْنًا يَشْرَبُ بِهَا الْمُقَرَّبُونَ ﴿٢٨﴾ إِنَّ الَّذِينَ أَجْرَمُوا كَانُوا مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا يَضْحَكُونَ ﴿٢٩﴾ وَإِذَا مَرُّوا بِهِمْ يَتَغَامَزُونَ ﴿٣٠﴾ وَإِذَا انقَلَبُوا إِلَىٰ أَهْلِهِمُ انقَلَبُوا فَكِهِينَ ﴿٣١﴾ وَإِذَا رَأَوْهُمْ قَالُوا إِنَّ هَـٰؤُلَاءِ لَضَالُّونَ ﴿٣٢﴾ وَمَا أُرْسِلُوا عَلَيْهِمْ حَافِظِينَ ﴿٣٣﴾ فَالْيَوْمَ الَّذِينَ آمَنُوا مِنَ الْكُفَّارِ يَضْحَكُونَ ﴿٣٤﴾ عَلَى الْأَرَائِكِ يَنظُرُونَ ﴿٣٥﴾ هَلْ ثُوِّبَ الْكُفَّارُ مَا كَانُوا يَفْعَلُونَ ﴿﴾ ٣٦

Latin :

Bismillahirrahmanirrakhim

 1. waylun lilmuthaffifiina

2. alladziina idzaa iktaaluu ‘alaa alnnaasi yastawfuuna

3. wa-idzaa kaaluuhum aw wazanuuhum yukhsiruuna

4. alaa yazhunnu ulaa-ika annahum mab’uutsuuna

5. liyawmin ‘azhiimin

6. yawma yaquumu alnnaasu lirabbi al’aalamiina

7. kallaa inna kitaaba alfujjaari lafii sijjiinin

8. wamaa adraaka maa sijjiinun

9. kitaabun marquumun

10. waylun yawma-idzin lilmukadzdzibiina

11. alladziina yukadzdzibuuna biyawmi alddiini

12. wamaa yukadzdzibu bihii illaa kullu mu’tadin atsiimin

13. idzaa tutlaa ‘alayhi aayaatunaa qaala asaathiiru al-awwaliina

14. kallaa bal raana ‘alaa quluubihim maa kaanuu yaksibuuna

15. kallaa innahum ‘an rabbihim yawma-idzin lamahjuubuuna

16. tsumma innahum lashaaluu aljahiimi

17. tsumma yuqaalu haadzaa alladzii kuntum bihi tukadzdzibuuna

18. kallaa inna kitaaba al-abraari lafii ‘illiyyiina

19. wamaa adraaka maa ‘illiyyuuna

20. kitaabun marquumun

21. yasyhaduhu almuqarrabuuna

22. inna al-abraara lafii na’iimin

23. ‘alaa al-araa-iki yanzhuruuna

24. ta’rifu fii wujuuhihim nadhrata alnna’iimi

25. yusqawna min rahiiqin makhtuumin

26. khitaamuhu miskun wafii dzaalika falyatanaafasi almutanaafisuuna

27. wamizaajuhu min tasniimin

28. ‘aynan yasyrabu bihaa almuqarrabuuna

29. inna alladziina ajramuu kaanuu mina alladziina aamanuu yadhakuuna

30. wa-idzaa marruu bihim yataghaamazuuna

31. wa-idzaa inqalabuu ilaa ahlihimu inqalabuu fakihiina

32. wa-idzaa ra-awhum qaaluu inna haaulaa-i ladaalluuna

33. wamaa ursiluu ‘alayhim haafizhiina

34. faalyawma alladziina aamanuu mina alkuffaari yadhakuuna

35. ‘alaa al-araa-iki yanzhuruuna

36. hal tsuwwiba alkuffaaru maa kaanuu yaf’aluuna

Terjemahan Al Muthaffifin :

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

1. Celakalah golongan yang berlaku curang

2. yang apabila memungut dari banyak orang, golongan itu minta dipenuhi,

3. namun apabila golongan itu menakar bagi banyak orang, golongan itu merugikan,

4. tidakkah golongan itu mempertimbangkan bahwa diri mereka akan dibangkitkan

5. pada sebuah Hari yang menggemparkan;

6. sebuah Hari ketika umat manusia berdiri menghadap Tuhannya semesta alam?

7. maka jangan demikian, sebab sungguh catatan tentang golongan durhaka tercantum dalam Sijjin,

8. maka tahukah kamu apa itu Sijjin?

9. sebuah kitab yang terlindungi.

10. Celakalah para pembantah pada Hari itu!

11. yang membantah Hari Penghakiman,

12. bahwa tiada yang membantah Hari Penghakiman selain orang berdosa yang berlaku sangat keji,

13. yang apabila dibacakan kepada orang itu tentang ayat-ayat Kami, orang itu mengatakan: "riwayat-riwayat orang dahulu"

14. tidak demikian, akan tetapi terdapat noda dalam kalbu orang-orang itu disebabkan hal-hal yang telah mereka perbuat,

15. tidak demikian, pada hari itu orang-orang itu benar-benar dibelenggu oleh Tuhan mereka,

16. kemudian orang-orang itu pasti akan dicampakkan ke dalam api yang bergejolak,

17. kemudian diserukan: "Inilah yang dahulu kalian bantah."

18. Sementara itu, ketahuilah bahwa catatan tentang golongan berbakti tercantum dalam 'Illiyyin.

19. maka tahukah kamu apa itu 'Illiyyin?

20. sebuah kitab yang terlindungi,

21. yang dijaga oleh golongan dekat,

22. sungguh golongan yang berbakti akan berada dalam kesejahteraan,

23. berada di tahta-tahta sambil memandangi,

24. kamu dapat mengetahui pancaran penuh keriangan dari wajah mereka,

25. mereka diberi minum jenis khamar murni yang terlindungi,

26. laknya adalah kesturi; bahwa untuk yang demikian itu hendaknya dicita-citakan bagi orang yang bercita-cita,

27. serta campurannya adalah jenis tasnim,

28. mata air yang diminum golongan yang dekat.

29. Sungguh golongan yang berdosa merupakan golongan yang menertawakan orang-orang beriman,

30. bahwa ketika orang-orang beriman melintas di hadapan mereka, golongan itu memandang rendah,

31. bahwa ketika golongan yang berdosa itu kembali kepada kaumnya, golongan itu bersenda gurau,

32. bahwa ketika mereka melihat orang-orang beriman, golongan itu mengatakan: "sungguh mereka itu benar-benar golongan sesat",

33. padahal golongan itu tidak diutus untuk bertanggungjawab terhadap orang-orang tersebut;

34. maka pada Hari ini, orang-orang yang beriman menertawakan golongan yang kafir itu,

35. ketika berada di tahta-tahta sambil memandangi,

36. sungguh hal yang demikian ini membalas kepada golongan yang kafir atas hal yang dahulu mereka lakukan.

Itu tadi artikel mengenai surat Al-Muthaffifin dan artinya. semoga bermanfaat dan menjadikan kita semua semakin gemar membaca ayat ayat suci Al-Quran dengan berusaha memahami maknanya.

Teks Bacaan Surat Abasa Arab Latin dan Terjemahnya

Ilmu Fiqih Islam - Surat 'Abasa adalah surat dalam Al Quran yang masuk golongan surat makkiyah karena diturunkan di kota mekkah. surah abasa terdiri dari 42 ayat dan merupakan surat ke 80 dalam Al-Qur'an. dinamakan 'Abasa karena mengambil dari kata 'Abasa yang terdapat pada ayat pertama surat ini.

Seperti yang kita ketahui bahwa setiap ayat demi ayat dalam Al Qura memiliki makna dan pokok kandungan yang penting dan bermanfaat bagi umat manusia untuk menjalani bahtera kehidupan, maka dari itu dianjurkan untuk juga mempelajari arti dan maksud yang ada didalamnya. nah, langsung saja berikut ini lafadz dan teks bacaan surat Abasa dalam tulisan arab dan latin lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya . . .

Baca Juga : Surat Abasa

Surat Abasa Arab

Teks Bacaan Surat Abasa Arab Latin dan Terjemahnya :

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
عَبَسَ وَتَوَلَّىٰ ﴿١﴾ أَن جَاءَهُ الْأَعْمَىٰ ﴿٢﴾ وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُ يَزَّكَّىٰ ﴿٣﴾ أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنفَعَهُ الذِّكْرَىٰ ﴿٤﴾ أَمَّا مَنِ اسْتَغْنَىٰ ﴿٥﴾ فَأَنتَ لَهُ تَصَدَّىٰ ﴿٦﴾ وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّىٰ ﴿٧﴾ وَأَمَّا مَن جَاءَكَ يَسْعَىٰ ﴿٨﴾ وَهُوَ يَخْشَىٰ ﴿٩﴾ فَأَنتَ عَنْهُ تَلَهَّىٰ ﴿١٠﴾ كَلَّا إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ ﴿١١﴾ فَمَن شَاءَ ذَكَرَهُ ﴿١٢﴾ فِي صُحُفٍ مُّكَرَّمَةٍ ﴿١٣﴾ مَّرْفُوعَةٍ مُّطَهَّرَةٍ ﴿١٤﴾ بِأَيْدِي سَفَرَةٍ ﴿١٥﴾ كِرَامٍ بَرَرَةٍ ﴿١٦﴾ قُتِلَ الْإِنسَانُ مَا أَكْفَرَهُ ﴿١٧﴾ مِنْ أَيِّ شَيْءٍ خَلَقَهُ ﴿١٨﴾ مِن نُّطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ ﴿١٩﴾ ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ ﴿٢٠﴾ ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ ﴿٢١﴾ ثُمَّ إِذَا شَاءَ أَنشَرَهُ ﴿٢٢﴾ كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَا أَمَرَهُ ﴿٢٣﴾ فَلْيَنظُرِ الْإِنسَانُ إِلَىٰ طَعَامِهِ ﴿٢٤﴾ أَنَّا صَبَبْنَا الْمَاءَ صَبًّا ﴿٢٥﴾ ثُمَّ شَقَقْنَا الْأَرْضَ شَقًّا ﴿٢٦﴾ فَأَنبَتْنَا فِيهَا حَبًّا ﴿٢٧﴾ وَعِنَبًا وَقَضْبًا ﴿٢٨﴾ وَزَيْتُونًا وَنَخْلًا ﴿٢٩﴾ وَحَدَائِقَ غُلْبًا ﴿٣٠﴾ وَفَاكِهَةً وَأَبًّا ﴿٣١﴾ مَّتَاعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ ﴿٣٢﴾ فَإِذَا جَاءَتِ الصَّاخَّةُ ﴿٣٣﴾ يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ ﴿٣٤﴾ وَأُمِّهِ وَأَبِيهِ ﴿٣٥﴾ وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِ ﴿٣٦﴾ لِكُلِّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ ﴿٣٧﴾ وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ مُّسْفِرَةٌ ﴿٣٨﴾ ضَاحِكَةٌ مُّسْتَبْشِرَةٌ ﴿٣٩﴾ وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌ ﴿٤٠﴾ تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ ﴿٤١﴾ أُولَـٰئِكَ هُمُ الْكَفَرَةُ الْفَجَرَةُ ﴿﴾ ٤٢

Latin :
  1. 'abasa watawalla
  2. anja ahul a'ma
  3. wama yudriika la'allahu yazzakka
  4. aw yadzdzakkaru fatanfa'ahudz dzikro
  5. amma manis taghna
  6. fa anta lahu tashodda
  7. wama 'alayka alla yazzakka
  8. wa amma man ja aka yas'a
  9. wahuwa yakhsya
  10. faanta 'anhu talahha
  11. kalla innaha tadzkirotun(h)
  12. faman syaa adzakarohu(h)
  13. fii shuhufim mukarromatin(h)
  14. marfuu'atim muthohharatin(h)
  15. biaydii safaratin(h)
  16. kiromin(m) barorotin(h)
  17. qutilal insanu ma akfarohu(h)
  18. min ayyi syay in khalaqahu(h)
  19. minn nuthfatin kholaqohu faqoddarohu(h)
  20. tsummas sabiila yassarohu(h)
  21. tsumma amaatahu fa aqbarohu(h)
  22. tsumma idza sya a ansyarohu(h)
  23. kalla lamma yaqdhi ma amarohu(h)
  24. falyandzhuril insanu ilaa tho 'amihi
  25. annaa shobabnal ma ashobban
  26. tsumma sysqaqnal ardho syaqqan
  27. fa an(m)batna fiiha habban
  28. wa 'inaban wa qodhban
  29. wa zaytuunan(w) wanakhlan
  30. wahada iqa ghulban
  31. wafakihatan(w) wa abban
  32. mata'al lakum walian 'amikum
  33. fa idza ja atish shokhkhotu
  34. yawma yafirrul mar u min akhiihi
  35. wa ummihi wa abiihi
  36. wa shohibatihi wa baniihi
  37. likullim ri im minhum yawma idzin sha'nun(y) yughniihi
  38. wujuuhun(y) yawmaidzim musfirotun
  39. dhohikatum mustabsyirotun
  40. wawujuuhun(y) yawmaidzin 'alayha ghobarotun
  41. Tarhaquha qotarotun
  42. ulaa ika humul kafaratul fajarotu
Terjemahan Surat Abasa : 

1. Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,

2. karena telah datang seorang buta kepadanya.

3. Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa),

4. atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya?

5. Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup,

6. maka kamu melayaninya.

7. Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman).

8. Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),

9. sedang ia takut kepada (Allah),

10. maka kamu mengabaikannya.

11. Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan,

12. maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya,

13. di dalam kitab-kitab yang dimuliakan,

14. yang ditinggikan lagi disucikan,

15. di tangan para penulis (malaikat),

16. yang mulia lagi berbakti.

17. Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya?

18. Dari apakah Allah menciptakannya?

19. Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya.

20. Kemudian Dia memudahkan jalannya.

21. kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur,

22. kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.

23. Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya,

24. maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.

25. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit),

26. kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,

27. lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu,

28. anggur dan sayur-sayuran

29. zaitun dan kurma,

30. kebun-kebun (yang) lebat,

31. dan buah-buahan serta rumput-rumputan,

32. untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.

33. Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),

34. pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,

35. dari ibu dan bapaknya,

36. dari istri dan anak-anaknya.

37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.

38. Banyak muka pada hari itu berseri-seri,

39. tertawa dan bergembira ria,

40. dan banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu,

41. dan ditutup lagi oleh kegelapan.

42. Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka.                                      

Sekian tentang surat Abasa dan terjemahnya. insyaallah bisa bermanfaat dan semoga bisa istiqomah dalam membacanya serta memahami kandungan yang terdapat didalamnya.

Bacaan Surat Al Buruj Arab Latin dan Terjemahannya

Fiqih Islam Lengkap - Surat Al-Buruj adalah salah satu surat dalam Al-Quran yang termasuk dalam juz amma. surat al buruj sendiri adalah surat ke 85 dalam Al Qurán dan terdiri dari 22 ayat. dinamakan Al Buruj yang berarti "Gugusan bintang" diambil dari perkataan Al Buruj yang terdapat pada ayat pertama surat ini. surat ini diturunkan di kota mekkah sehingga masuk dalam golongan surat makkiyah.

Surah ini memiliki banyak makna yang terkandung didalamnya salah satu diantaranya adalah menjelaskan tentang bukti bukti kekuasaan dan keesaan ALLAH SWT. so langsung saja berikut ini teks bacaan surat Al Buruj dalam tulisan arab dan latin lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya agar lebih mudah dipahami pokok dan isi kandungannya . . .

Baca Juga : Surat Abasa

Bacaan Surat Al Buruj

Bacaan Surat Al Buruj Arab Latin dan Terjemahannya :

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْبُرُوجِ ﴿١﴾ وَالْيَوْمِ الْمَوْعُودِ ﴿٢﴾ وَشَاهِدٍ وَمَشْهُودٍ ﴿٣﴾ قُتِلَ أَصْحَابُ الْأُخْدُودِ ﴿٤﴾ النَّارِ ذَاتِ الْوَقُودِ ﴿٥﴾ إِذْ هُمْ عَلَيْهَا قُعُودٌ ﴿٦﴾ وَهُمْ عَلَىٰ مَا يَفْعَلُونَ بِالْمُؤْمِنِينَ شُهُودٌ ﴿٧﴾ وَمَا نَقَمُوا مِنْهُمْ إِلَّا أَن يُؤْمِنُوا بِاللَّـهِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ ﴿٨﴾ الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَاللَّـهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ ﴿٩﴾ إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيقِ ﴿١٠﴾ إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْكَبِيرُ ﴿١١﴾ إِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيدٌ ﴿١٢﴾ إِنَّهُ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيدُ ﴿١٣﴾ وَهُوَ الْغَفُورُ الْوَدُودُ ﴿١٤﴾ ذُو الْعَرْشِ الْمَجِيدُ ﴿١٥﴾ فَعَّالٌ لِّمَا يُرِيدُ ﴿١٦﴾ هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْجُنُودِ ﴿١٧﴾ فِرْعَوْنَ وَثَمُودَ ﴿١٨﴾ بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي تَكْذِيبٍ ﴿١٩﴾ وَاللَّـهُ مِن وَرَائِهِم مُّحِيطٌ ﴿٢٠﴾ بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَّجِيدٌ ﴿٢١﴾ فِي لَوْحٍ مَّحْفُوظٍ ﴿﴾ ٢٢

Teks Latin :

 Bismillahirrahmanirrakhim

1. Wassamaidatil buruj

2. Waalyaumilmauúd

3. Washahidin wamashud

4. Qutila as-habul ukhdud

5. Alnnari daatil wakud

6. Idhum alaiha quúd

7. Wahum Aala ma yafaluna bilmukminuna suhud

8. Wama naqamu minhum illa ayyukminuna biAllahi l azizilkhamid

9. Alladina lahulmulkussamawati wal ardi waAllahu Aala kulli syaiín syahid

10. Innalladina fatanul mukminiina   walmukminaati tsumma lamyatuubu falahum adaabu jahannama walahum adaabul khariq

11. Innalladina amanu waámilussolikhati lahum jannatutahri min tahtihal anharu, dzalikal fauzul kabir

12. Inna batsha robbika lasadid

13. Innahu huwa yubdi-u wayuid

14. Wahuwalghafurur wadud

15. Dul arsil majiid

16. Fa'alullamaayurid

17. Hal ataka hadisul junud

18. Fir auna wasamud

18. Balilladina kafaru fi takdib

19. WaAllahu min waraihimmukhit

20. Bal huwa qur-anun majid

21. Fi lauhimmahfud

Terjemahannya :

Dengan menyebut nama ALLAH yang maha pengasih lagi maha penyayang

1. Demi langit yang mempunyai gugusan bintang,

2. dan hari yang dijanjikan,

3. dan yang menyaksikan dan yang disaksikan.

4. Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit,

5. yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar,

6. ketika mereka duduk di sekitarnya,

7. sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman.

8. Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu
beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji,

9. Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu.

10. Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang yang mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar.

11. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar.

12. Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras.

13. Sesungguhnya Dialah Yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali).

14. Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih,

15. yang mempunyai ‘Arsy, lagi Maha Mulia,

16. Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya.

17. Sudahkah datang kepadamu berita kaum-kaum penentang,

18. (yaitu kaum) Fir’aun dan (kaum) Tsamud?

19. Sesungguhnya orang-orang kafir selalu mendustakan,

20. padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka.

21. Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Quran yang mulia,

22. yang (tersimpan) dalam Lauh Mahfuzh. 

Nah, itu tadi artikel mengenai lafadz surat Al-Buruj dan terjemahnya. insyaallah bisa mendatangkan banyak manfaat bagi pembaca dan khususnya penulis sendiri.

Bacaan Surat Al Insyiqaq Arab Latin dan Terjemah

Ilmu Fiqih Islam - Kali ini akan kita bahas tentang surat Al-Insyiqaq beserta terjemahannya. surat Al Insyiqaq jika diartikan berarti "terbelah" dan tergolong surat makkiyah karena turun di kota mekkah. surah ini terdiri dari 25 ayat dan merupakan surat urutan ke 84 dalam Al-Quran. Dinamai Al Insyiqaq karena mengambil dari perkataan yang terdapat pada awal surat ini yang inti katanya adalah insyiqaaq.

Pokok isi dan makna yang terkandung didalamnya beberapa diantaranya adalah tentang peristiwa pada permulaan saat terjadi hari kiamat serta tingkat-tingkat kejadian dan kehidupan manusia di dunia serta di akhirat.

Nah, langsung saja berikut ini teks lafadz bacaan surat Al Insyiqaq dalam versi tulisan arab dan latin lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya . . .

Baca Juga : Surat Al Buruj

Bacaan Surat Al Insyiqaq

Bacaan Surat Al Insyiqaq Arab Latin dan Terjemah :

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
إِذَا السَّمَاءُ انشَقَّتْ ﴿١﴾ وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ ﴿٢﴾ وَإِذَا الْأَرْضُ مُدَّتْ ﴿٣﴾ وَأَلْقَتْ مَا فِيهَا وَتَخَلَّتْ ﴿٤﴾ وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ ﴿٥﴾ يَا أَيُّهَا الْإِنسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلَاقِيهِ ﴿٦﴾ فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ ﴿٧﴾ فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا ﴿٨﴾ وَيَنقَلِبُ إِلَىٰ أَهْلِهِ مَسْرُورًا ﴿٩﴾ وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ ﴿١٠﴾ فَسَوْفَ يَدْعُو ثُبُورًا ﴿١١﴾ وَيَصْلَىٰ سَعِيرًا ﴿١٢﴾ إِنَّهُ كَانَ فِي أَهْلِهِ مَسْرُورًا ﴿١٣﴾ إِنَّهُ ظَنَّ أَن لَّن يَحُورَ ﴿١٤﴾ بَلَىٰ إِنَّ رَبَّهُ كَانَ بِهِ بَصِيرًا ﴿١٥﴾ فَلَا أُقْسِمُ بِالشَّفَقِ ﴿١٦﴾ وَاللَّيْلِ وَمَا وَسَقَ ﴿١٧﴾ وَالْقَمَرِ إِذَا اتَّسَقَ ﴿١٨﴾ لَتَرْكَبُنَّ طَبَقًا عَن طَبَقٍ ﴿١٩﴾ فَمَا لَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ ﴿٢٠﴾ وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْآنُ لَا يَسْجُدُونَ ۩ ﴿٢١﴾ بَلِ الَّذِينَ كَفَرُوا يُكَذِّبُونَ ﴿٢٢﴾ وَاللَّـهُ أَعْلَمُ بِمَا يُوعُونَ ﴿٢٣﴾ فَبَشِّرْهُم بِعَذَابٍ أَلِيمٍ ﴿٢٤﴾ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ أَجْرٌ غَيْرُ مَمْنُونٍ ﴿﴾٢٥


Latin :

Bismillahirrahmanirrahim

1. idzaa alssamaau insyaqqath

2. wa-adzinat lirabbihaa wahuqqath

3. wa-idzaa al-ardhu muddath

4. wa-alqat maa fiihaa watakhallath

5. wa-adzinat lirabbihaa wahuqqath

6. yaa ayyuhaa al-insaanu innaka kaadihun ilaa rabbika kadhan famulaaqiihi

7. fa-amaa man uutiya kitaabahu biyamiinihi

8. fasawfa yuhaasabu hisaaban yasiiraan

9. wayanqalibu ilaa ahlihi masruuraan

10. wa-ammaa man uutiya kitaabahu waraa-a zhahrihi

11. fasawfa yad’uu tsubuuraan

12. wayashlaa sa’iiraan

13. innahu kaana fii ahlihi masruuraan

14. innahu zhanna an lan yahuura

15. balaa inna rabbahu kaana bihi bashiiraan

16. falaa uqsimu bialsysyafaqi

17. waallayli wamaa wasaqa

18. waalqamari idzaa ittasaqa

19. latarkabunna thabaqan ‘an thabaqin

20. famaa lahum laa yu/minuuna

21. wa-idzaa quri-a ‘alayhimu alqur-aanu laa yasjuduuna

22. bali alladziina kafaruu yukadzdzibuuna

23. waallaahu a’lamu bimaa yuu’uuna

24. fabasysyirhum bi’adzaabin aliimin

25. illaa alladziina aamanuu wa’amiluu alshshaalihaati lahum ajrun ghayru mamnuunin

Terjemahannya : 

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi maha penyayang

1. Apabila langit terbelah.

2. Dan ia (langit) patuh kepada Rab (Tuhan)nya dan ia semestinya (begitu).

3. Dan apabila bumi diratakan.

4. Dan dikeluarkan apa yang di dalamnya dan ia menjadi kosong.

5. Dan ia (bumi) patuh kepada Rab (Tuhan)nya dan ia semestinya begitu.

6. Wahai manusia! Sesungguhnya kamu telah bekerja keras, sekuat-kuat kerja, menuju Rab(Tuhan)mu, maka kamu akan menemui-Nya (menemui Allah).

7. Maka adapun orang yang diberi catatannya dari sebelah kanannya.

8. Maka akan dihisabkan dengan hisab yang mudah.

9. Dan dia akan kembali kepada keluarganya dengan sukacita.

10. Dan adapun orang yang diberi catatannya dari belakang punggungnya.

11. Maka dia akan berteriak menyebut kecelakaan (dirinya).

12. Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala.

13. Sesungguhnya dia dahulunya bersuka ria dengan keluarganya.

14. Sesungguhnya dia menyangka dia tidak akan kembali (kepada Rabnya).

15. Bukan begitu, sesungguhnya Rab (Tuhan)nya sentiasa melihatnya.

16. Maka Aku (Allah) bersumpah demi cahaya merah di waktu senja.

17. Dan demi malam dan apa yang diselubunginya.

18. Dan demi bulan apabila purnama.

19. Sesungguhnya kamu akan melalui selapis demi selapis.

20. Maka mengapa mereka tidak mahu beriman?

21. Dan apabila al-Quran dibacakan kepada mereka, mereka enggan bersujud.

22. Bahkan orang kafir itu mendustakannya.

23. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan (di dalam hati).

24. Lantaran itu ancamkan mereka dengan azab yang pedih.

25. Kecuali orang yang beriman dan beramal salih, bagi mereka pahala yang tidak putus-putus.

Sekian megenai bacaan surat Al Insyiqaq. semoga bisa istiqomah dalam membacanya dan sedikit lebih memahami arti dan maksud ayat demi ayat yang terkandung didalamnya. wallahu a'lam.

Bacaan Surat An Nazi'at Arab Latin dan Terjemahannya

Fiqih Islam - An Nazi'at adalah salah satu surat dalam Al-Quran. dinamakan An Naazi’aat yang berarti "Malaikat-malaikat yang mencabut" dan berasal dari kata An Naazi’aat yang terdapat pada ayat pertama surat ini. selain itu surat ini juga biasa dinamai as Saahirah yang diambil dari ayat ke 14 serta Ath Thaammah yang diambil dari ayat ke 34. surah an-naziat sendiri adalah surat ke 79 dalam Al Qur'an dan termasuk surat makkiyah karena diturunkan di kota mekkah.

Nah, langsung saja anda simak teks bacaan surat An Nazi'at dalam tulisan arab dan latin lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya agar lebih dipahami dan dimengerti makna dan kandungan yang terdapat didalamnya . . .

Baca Juga : Surat Al Insyiqaq

Surat An Nazi'at Arab

Bacaan Surat An Nazi'at Arab Latin dan Terjemahannya :

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
وَالنَّازِعَاتِ غَرْقًا ﴿١﴾ وَالنَّاشِطَاتِ نَشْطًا ﴿٢﴾ وَالسَّابِحَاتِ سَبْحًا ﴿٣﴾ فَالسَّابِقَاتِ سَبْقًا ﴿٤﴾ فَالْمُدَبِّرَاتِ أَمْرًا ﴿٥﴾ يَوْمَ تَرْجُفُ الرَّاجِفَةُ ﴿٦﴾ تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ ﴿٧﴾ قُلُوبٌ يَوْمَئِذٍ وَاجِفَةٌ ﴿٨﴾ أَبْصَارُهَا خَاشِعَةٌ ﴿٩﴾ يَقُولُونَ أَإِنَّا لَمَرْدُودُونَ فِي الْحَافِرَةِ ﴿١٠﴾ أَإِذَا كُنَّا عِظَامًا نَّخِرَةً ﴿١١﴾ قَالُوا تِلْكَ إِذًا كَرَّةٌ خَاسِرَةٌ ﴿١٢﴾ فَإِنَّمَا هِيَ زَجْرَةٌ وَاحِدَةٌ ﴿١٣﴾ فَإِذَا هُم بِالسَّاهِرَةِ ﴿١٤﴾ هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ مُوسَىٰ ﴿١٥﴾إِذْ نَادَاهُ رَبُّهُ بِالْوَادِ الْمُقَدَّسِ طُوًى ﴿١٦﴾ اذْهَبْ إِلَىٰ فِرْعَوْنَ إِنَّهُ طَغَىٰ ﴿١٧﴾ فَقُلْ هَل لَّكَ إِلَىٰ أَن تَزَكَّىٰ ﴿١٨﴾ وَأَهْدِيَكَ إِلَىٰ رَبِّكَ فَتَخْشَىٰ ﴿١٩﴾ فَأَرَاهُ الْآيَةَ الْكُبْرَىٰ ﴿٢٠﴾ فَكَذَّبَ وَعَصَىٰ ﴿٢١﴾ ثُمَّ أَدْبَرَ يَسْعَىٰ ﴿٢٢﴾ فَحَشَرَ فَنَادَىٰ ﴿٢٣﴾ فَقَالَ أَنَا رَبُّكُمُ الْأَعْلَىٰ ﴿٢٤﴾ فَأَخَذَهُ اللَّـهُ نَكَالَ الْآخِرَةِ وَالْأُولَىٰ ﴿٢٥﴾ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَعِبْرَةً لِّمَن يَخْشَىٰ ﴿٢٦﴾ أَأَنتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَاءُ ۚ بَنَاهَا ﴿٢٧﴾ رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّاهَا ﴿٢٨﴾ وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَاهَا ﴿٢٩﴾ وَالْأَرْضَ بَعْدَ ذَٰلِكَ دَحَاهَا ﴿٣٠﴾ أَخْرَجَ مِنْهَا مَاءَهَا وَمَرْعَاهَا ﴿٣١﴾ وَالْجِبَالَ أَرْسَاهَا ﴿٣٢﴾ مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ ﴿٣٣﴾ فَإِذَا جَاءَتِ الطَّامَّةُ الْكُبْرَىٰ ﴿٣٤﴾ يَوْمَ يَتَذَكَّرُ الْإِنسَانُ مَا سَعَىٰ ﴿٣٥﴾ وَبُرِّزَتِ الْجَحِيمُ لِمَن يَرَىٰ ﴿٣٦﴾ فَأَمَّا مَن طَغَىٰ ﴿٣٧﴾ وَآثَرَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا ﴿٣٨﴾ فَإِنَّ الْجَحِيمَ هِيَ الْمَأْوَىٰ ﴿٣٩﴾ وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ ﴿٤٠﴾ فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ ﴿٤١﴾ يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا ﴿٤٢﴾ فِيمَ أَنتَ مِن ذِكْرَاهَا ﴿٤٣﴾ إِلَىٰ رَبِّكَ مُنتَهَاهَا ﴿٤٤﴾ إِنَّمَا أَنتَ مُنذِرُ مَن يَخْشَاهَا ﴿٤٥﴾ كَأَنَّهُمْ يَوْمَ يَرَوْنَهَا لَمْ يَلْبَثُوا إِلَّا عَشِيَّةً أَوْ ضُحَاهَا ﴿﴾ ٤٦

Latin :

Bismillahirrahmanirrahiim

1. Wannaazi'aati gharqaa

2. wannaasyithaati nasythaa

3. wassaabihaati sabhaa

4. fassaabiqaati sabqaa

5. falmudabbiraati amraa

6. Yawma tarjufu rraajifa

7. tatba'uhaa rraadifa

8. quluubun yawma-idzin waajifa

9. abshaaruhaa khaasyi'a

10.Yaquuluuna a-innaa lamarduuduuna fii lhaafira

11.A-idzaa kunnaa 'izhaaman nakhira

12.Qaaluu tilka idzan karratun khaasira

13.Fa-innamaa hiya zajratun waahida

14.fa-idzaa hum bissaahira

15.Hal ataaka hadiitsu muusaa

16.Idz naadaahu rabbuhu bilwaadi lmuqaddasi thuwaa

17.Idzhab ilaa fir'awna innahu thaghaa

18.faqul hal laka ilaa an tazakkaa

19.Wa-ahdiyaka ilaa rabbika fatakhsyaa

20.fa-araahu l-aayata lkubraa

21.Fakadzdzaba wa'ashaa

22.Tsumma adbara yas'aa

23.Fahasyara fanaadaa

24.Faqaala anaa rabbukumu l-a'laa

25.Fa-akhadzahullaahu nakaala l-aakhirati wal-uulaa

26.Inna fii dzaalika la'ibratan liman yakhsyaa

27.A-antum asyaddu khalqan ami ssamaau banaahaa

28.Rafa'a samkahaa fasawwaahaa

29.wa-aghthasya laylahaa wa-akhraja dhuhaahaa

30.Wal-ardha ba'da dzaalika dahaahaa

31.Akhraja minhaa maa-ahaa wamar'aahaa

32.Waljibaala arsaahaa

33.mataa'an lakum wali-an'aamikum

34.Fa-idzaa jaa-ati ththaammatu lkubraa

35.Yawma yatadzakkaru l-insaanu maa sa'aa

36.waburrizati ljahiimu liman yaraa

37.fa-ammaa man thaghaa

38.Waaatsara lhayaata ddunyaa

39.fa-inna ljahiima hiya lma/waa

40.Wa-amaa man khaafa maqaama rabbihi wanahaa nnafsa 'ani lhawaa

41.fa-inna ljannata hiya lma/waa

42.Yas-aluunaka 'ani ssaa'ati ayyaana mursaahaa

43.Fiima anta min dzikraahaa

44.Ilaa rabbika muntahaahaa

45.Innamaa anta mundziru man yakhsyaahaa

46.Ka-annahum yawma yarawnahaa lam yalbatsuu illaa 'asyiyyatan aw dhuhaahaa

Terjemahan :

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

1. Demi (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan keras,

2. dan (malaikat-malaikat) yang mencabut (nyawa) dengan lemah-lembut,

3. dan (malaikat-malaikat) yang turun dari langit dengan cepat,

4. dan (malaikat-malaikat) yang mendahului dengan kencang,

5. dan (malaikat-malaikat) yang mengatur urusan (dunia) .

6. (Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan) pada hari ketika tiupan pertama menggoncangkan alam,

7. tiupan pertama itu diiringi oleh tiupan kedua.

8. Hati manusia pada waktu itu sangat takut,

9. pandangannya tunduk.

10. (Orang-orang kafir) berkata: "Apakah sesungguhnya kami benar-benar dikembalikan kepada kehidupan yang semula?

11. Apakah (akan dibangkitkan juga) apabila kami telah menjadi tulang-belulang yang hancur lumat?"

12. Mereka berkata: "Kalau demikian, itu adalah suatu pengembalian yang merugikan".

13. Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah dengan satu kali tiupan saja,

14. maka dengan serta merta mereka hidup kembali di permukaan bumi.

15. Sudahkah sampai kepadamu (ya Muhammad) kisah Musa.

16. Tatkala Tuhannya memanggilnya di lembah suci ialah Lembah Thuwa;

17. "Pergilah kamu kepada Fir'aun, sesungguhnya dia telah melampaui batas,

18. dan katakanlah (kepada Fir'aun): 'Adakah keinginan bagimu untuk membersihkan diri (dari kesesatan)'

19. Dan kamu akan kupimpin ke jalan Tuhanmu agar supaya kamu takut kepada-Nya?"

20. Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mu'jizat yang besar.

21. Tetapi Fir'aun mendustakan dan mendurhakai.

22. Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).

23. Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya.

24. (Seraya) berkata: "Akulah tuhanmu yang paling tinggi".

25. Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.

26. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat pelajaran bagi orang yang takut (kepada Tuhannya).

27. Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit? Allah telah membangunnya,

28. Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,

29. dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita dan menjadikan siangnya terang benderang.

30. Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.

31. Ia memancarkan daripadanya mata airnya dan (menumbuhkan) tumbuh-tumbuhannya.

32. Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh,

33. (semua itu) untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.

34. Maka apabila malapetaka yang sangat besar ( hari kiamat) telah datang.

35. Pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya,

36. dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat.

37. Adapun orang yang melampaui batas,

38. dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,

39. maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal (nya).

40. Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,

41. maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal (nya).

42. (Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari berbangkit, kapankah terjadinya?

43. Siapakah kamu (sehingga) dapat menyebutkan (waktunya)?

44. Kepada Tuhanmulah dikembalikan kesudahannya (ketentuan waktunya).

45. Kamu hanyalah pemberi peringatan bagi siapa yang takut kepadanya ( hari berbangkit).

46. Pada hari mereka melihat hari berbangkit itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal (di dunia) melainkan (sebentar saja) di waktu sore atau pagi hari.

Sekian artikel megenai Surat An-Naziat dan terjemahannya. semoga membawa manfaat dan memudahkan kita dalam membaca surat An Naziat serta sedikit lebih memahami intisari yang ada didalamnya. wallahu a' lam.

Bacaan Surat An Naba Arab Latin dan Terjemah

Fiqih Islam - Kali ini kita akan membahas mengenai surat yang masuk dalam juz amma yaitu surat An Naba. surah An-Naba sendiri jika diartikan berarti "berita besar". asal muasal penamaan An Naba’ yang berarti berita besar di ambil dari kata An Naba´ yang ada pada ayat ke dua surat ini. Dinamai pula Amma yatasaa aluun diambil dari kalimat Amma yatasaa aluun yang terdapat pada ayat pertama surat ini. surat annaba ini merupakan surat ke 78 dalam Al-Quran dan diturunkan di kota mekkah sehingga tergolong surat makkiyah.

Surat An Naba ini memiliki banyak makna dan arti yang terkandung didalamnya salah satunya adalah mengenai hari kebangkitan dan penyesalan orang orang kafir di hari kiamat kelak. langsung saja untuk mempersingkat berikut ini teks bacaan surat An Naba dalam tulisan arab dan latin lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya untuk anda . . .

Baca Juga : Surat An Naziat

Bacaan Surat An Naba Arab Latin dan Terjemah

Bacaan Surat An Naba Arab Latin dan Terjemah :

بِسْمِ اللَّـهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
عَمَّ يَتَسَاءَلُونَ ﴿١﴾ عَنِ النَّبَإِ الْعَظِيمِ ﴿٢﴾ الَّذِي هُمْ فِيهِ مُخْتَلِفُونَ ﴿٣﴾ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ ﴿٤﴾ ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُونَ ﴿٥﴾ أَلَمْ نَجْعَلِ الْأَرْضَ مِهَادًا ﴿٦﴾ وَالْجِبَالَ أَوْتَادًا ﴿٧﴾ وَخَلَقْنَاكُمْ أَزْوَاجًا ﴿٨﴾ وَجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًا ﴿٩﴾ وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ لِبَاسًا ﴿١٠﴾ وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا ﴿١١﴾ وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًا ﴿١٢﴾ وَجَعَلْنَا سِرَاجًا وَهَّاجًا ﴿١٣﴾ وَأَنزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرَاتِ مَاءً ثَجَّاجًا ﴿١٤﴾ لِّنُخْرِجَ بِهِ حَبًّا وَنَبَاتًا ﴿١٥﴾ وَجَنَّاتٍ أَلْفَافًا ﴿١٦﴾ إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيقَاتًا ﴿١٧﴾ يَوْمَ يُنفَخُ فِي الصُّورِ فَتَأْتُونَ أَفْوَاجًا ﴿١٨﴾ وَفُتِحَتِ السَّمَاءُ فَكَانَتْ أَبْوَابًا ﴿١٩﴾ وَسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًا ﴿٢٠﴾ إِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًا ﴿٢١﴾ لِّلطَّاغِينَ مَآبًا ﴿٢٢﴾ لَّابِثِينَ فِيهَا أَحْقَابًا ﴿٢٣﴾ لَّا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا ﴿٢٤﴾ إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا ﴿٢٥﴾ جَزَاءً وِفَاقًا ﴿٢٦﴾ إِنَّهُمْ كَانُوا لَا يَرْجُونَ حِسَابًا ﴿٢٧﴾ وَكَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كِذَّابًا ﴿٢٨﴾ وَكُلَّ شَيْءٍ أَحْصَيْنَاهُ كِتَابًا ﴿٢٩﴾ فَذُوقُوا فَلَن نَّزِيدَكُمْ إِلَّا عَذَابًا ﴿٣٠﴾ إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا ﴿٣١﴾ حَدَائِقَ وَأَعْنَابًا ﴿٣٢﴾ وَكَوَاعِبَ أَتْرَابًا ﴿٣٣﴾ وَكَأْسًا دِهَاقًا ﴿٣٤﴾ لَّا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلَا كِذَّابًا ﴿٣٥﴾ جَزَاءً مِّن رَّبِّكَ عَطَاءً حِسَابًا ﴿٣٦﴾ رَّبِّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الرَّحْمَـٰنِ ۖ لَا يَمْلِكُونَ مِنْهُ خِطَابًا ﴿٣٧﴾ يَوْمَ يَقُومُ الرُّوحُ وَالْمَلَائِكَةُ صَفًّا ۖ لَّا يَتَكَلَّمُونَ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَـٰنُ وَقَالَ صَوَابًا ﴿٣٨﴾ ذَٰلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّ ۖ فَمَن شَاءَ اتَّخَذَ إِلَىٰ رَبِّهِ مَآبًا ﴿٣٩﴾ إِنَّا أَنذَرْنَاكُمْ عَذَابًا قَرِيبًا يَوْمَ يَنظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُولُ الْكَافِرُ يَا لَيْتَنِي كُنتُ تُرَابًا ﴿﴾٤٠

Latin :

Bismillahirrahmanirrahiim

1. Amma yatasaa-aluun
2.'Ani nnaba-i l'azhiim
3. alladzii hum fiihi mukhtalifuun
4. Kallaa saya'lamuun
5. tsumma kallaa saya'lamuun
6. Alam naj'ali l-ardha mihaadaa
7. waljibaala awtaadaa
8. wakhalaqnaakum azwaajaa
9. waja'alnaa nawmakum subaataa
10.waja'alnaallayla libaasaa
11.waja'alnaa nnahaara ma'aasyaa
12.wabanaynaa fawqakum sab'an syidaadaa
13.waja'alnaa siraajan wahhaajaa
14.wa-anzalnaa mina lmu'shiraati maa-an tsajjaajaa
15.linukhrija bihi habban wanabaataa
16.wajannaatin lfaafaa
17.Inna yawma lfashli kaana miiqaataa
18.yawma yunfakhu fii shshuuri fata/tuuna afwaajaa
19.wafutihati ssamaau fakaanat abwaabaa
20.wasuyyirati ljibaalu fakaanat saraabaa
21.Inna jahannama kaanat mirshaadaa
22.liththaaghiina maaabaa
23.laabitsiina fiihaa ahqaabaa
24.laa yadzuuquuna fiihaa bardan walaa syaraabaa
25.illaa hamiiman waghassaaqaa
26.jazaa-an wifaaqaa
27.Innahum kaanuu laa yarjuuna hisaabaa
28.wakadzdzabuu bi-aayaatinaa kidzdzaabaan
29.wakulla syay-in ahsaynaahu kitaabaa
30.Fadzuuquu falan naziidakum illaa 'adzaabaa
31.inna lilmuttaqiina mafaazaa
32.hadaa-iqa wa-a'naabaa
33.wakawaa'iba atraabaa
34.waka/san dihaaqaa
35.Laa yasma'uuna fiihaa laghwan walaa kidzdzaabaa
36.Jazaa-an min rabbika 'athaa-an hisaabaa
37.Rabbi ssamaawaati wal-ardhi wamaa baynahumaa rrahmaani laa yamlikuuna minhu khithaabaa
38.Yawma yaquumu rruuhu walmalaa-ikatu shaffan laa yatakallamuuna illaa man adzina lahu rrahmaanu waqaala shawaabaa
39.Dzaalika lyawmu lhaqqu faman syaa-a ittakhadza ilaa rabbihi maaabaa
40.Innaa andzarnaakum 'adzaaban qariiban yawma yanzhuru lmaru maa qaddamat yadaahu wayaquulu lkaafiru yaa laytanii kuntu turaabaa

Terjemahan An Naba : 

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

1. Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?
2. Tentang berita yang besar ,
3. yang mereka perselisihkan tentang ini.
4. Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui,
5. kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui.
6. Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,
7. dan gunung-gunung sebagai pasak?,
8. dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,
9. dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat,
10. dan Kami jadikan malam sebagai pakaian ,
11. dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan,
12. dan Kami bangun di atas kamu tujuh buah (langit) yang kokoh,
13. dan Kami jadikan pelita yang amat terang (matahari),
14. dan Kami turunkan dari awan air yang banyak tercurah,
15. supaya Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tumbuh-tumbuhan,
16. dan kebun-kebun yang lebat?
17. Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan,
18. yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok,
19. dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu,
20. dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia.
21. Sesungguhnya neraka Jahannam itu (padanya) ada tempat pengintai ,
22. lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas,
23. mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya,
24. mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,
25. selain air yang mendidih dan nanah,
26. sebagai pembalasan yang setimpal.
27. Sesungguhnya mereka tidak takut kepada hisab,
28. dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sesungguh-sungguhnya,
29. dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu kitab .
30. Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain daripada azab
31. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,
32. (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,
33. dan gadis-gadis remaja yang sebaya,
34. dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
35. Di dalamnya mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia dan tidak (pula perkataan) dusta.
36. Sebagai balasan dari Tuhanmu dan pemberian yang cukup banyak,
37. Tuhan Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pemurah. Mereka tidak dapat berbicara dengan Dia.
38. Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bershaf-shaf, mereka tidak berkata-kata kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah; dan ia mengucapkan kata yang benar.
39. Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barangsiapa yang menghendaki, niscaya ia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
40. Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: "Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah"
Sekian informasi mengenai lafadz bacaan surat An Naba dan terjemahnya. semoga semakin memudahkan kita dalam membaca ayat ayat suci Al-Qur'an serta tidak lupa pula untuk memahami maksud yang terkandung didalamnya.

Teks Lirik Sholawat Sholatun Bissalamil Mubin

Ilmu Fiqih Islam - Sholawat kini semakin menggema di bumi pertiwi, masyarakat semakin gemar melantunakn bacaan shalawat di berbagai tempat dan disetiap acara. berbagai macam lantunan lagu qosidah pun menjamur dengan berbagai macam versi alunan musiknya.

Dan salah satu yang cukup populer adalah sholawat berjudul Sholatun Bissalamil Mubin. qasidah ini biasanya selalu dibawakan oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di berbagai acara acara maulid dan sholawatan yang beliau pimpin. bahkan bisa dibilang Habib Syech lah yang mempopulerkannya sampai kini cukup dikenal banyak masyarakat.

Untuk itu kami akan bagikan info mengenai teks lirik sholawat sholatun bissalamil mubin versi tulisan arab dan latin lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya . . .

Baca Juga : Surat An Naba

Teks Lirik Sholawat Sholatun Bissalamil Mubin

Teks Lirik Sholawat Sholatun Bissalamil Mubin :

صَلاَةٌ بِالسَّلاَمِ المُبِينِ لِنُقطَةِ التَّعيِينِ يَاغَرَامِى

نَبِيٌّ كَانَ اصلَ التَّكوِينِ مِن عَهدِ كُن فَيَكُون يَاغَرَامِي

اَيَّامَن جَاءَنَا حَقًّا نَذِيرِ مُغِيثًامُسبِلا سُبُلَ الرَّشَادِ

رَسُولُ اللهِ يَاضَاوِي الجَبِينِ وَيَامَن جَاءَ بِالحَقِّ المُبِينِ

صَلاَةُ لَم تَزَل تُتلى عَلَيكَ كَمِعطَرِ النِّسِيمِ تُهدى الَيك


Latin :

Sholatum bissalamil mubiini linuqtotitta’yiini ya ghoromi

Nabiyyun kana ashlattakwiini min ‘ahdikun fayakun ya ghoromi

Ayyaman ja ana haqqon nadziri mughiitsam musbilan subularrosyaadi

Rasulullahiya dhowil jabiini wa ya man ja a bil haqqil mubiini

sholatullamtazal tutla alaika kami’thorinnasiimi tuhda ilaika

Terjemahnya :

Shalawat serta salam sesungguhnya untuk yang terkhusus, wahai Rinduku

Sang Nabi, awal penciptaan sejak masa Kun fa yakun, wahai Rinduku

Wahai engkau yang telah datang kepada kami membawa sebenar peringatan, penolong serta penunjuk jalan kebenaran


Wahai Rasulullah yang dahinya bercahaya Wahai yang datang dengan kebenaran yang terang

Shalawat senantiasa tercurah atasmu bagaikan angin wewangian yang dihadiahkan kepadamu

 Selesai sudah artikel mengenai lirik sholatun bissalamil mubin. semoga bisa bermanfaat dan mengerti makna yang terkandung didalamnya. bagi yang ingin mendengarkan lagunya, anda bisa mendownload file mp3 nya di situs situs musik.

Teks Lirik Lagu Lir Ilir dan Artinya

Fiqih Islam - Lir ilir adalah sebuah lagu berbahasa jawa yang sudah lama dikenal masyarakat di tanah air. asal mula tembang ini ada adalah pada zaman sunan kalijaga. sunan kalijaga menggunakan lagu lir ilir ini sebagai media dakwahnya menyebarkan islam di pulau jawa. cara ini tergolong sukses dan bahkan lagu lir iir hingga kini masih eksis keberadaannya serta sering dibawakan diberbagai acara majelis majelis maulid.

Kalau syairnya diartikan dan dijelaskan, maka lir ilir memiliki makna yang dalam serta mengajak kepada kebaikan dan menyembah kepada ALLAH SWT. dan pada masa kini lir ilir juga sering dibawakan oleh banyak ulama dalam acara sholawatan khususnya Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang biasanya dipadukan dengan shalawat badar.

Baca Juga : Lirik Sholawat Sholatun Bissalamil Mubin

Nah, bagi anda yang penasaran tentang syi'irnya, langsung saja simak teks lirik lagu lir ilir lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya agar lebiih mudah dipahami . . .

Teks Lirik Lagu Lir Ilir dan Artinya

Teks Lirik Lagu Lir Ilir :

Lir ilir lir ilir tandure wong sumilir
Tak ijo royo royo
Tak sengguh panganten anyar
Cah angon cah angon penekna blimbing kuwi
Lunyu lunyu penekna kanggo mbasuh dodotira
Dodotira dodotira kumintir bedah ing pinggir
Dondomana jrumatana kanggo seba mengko sore
Mumpung padang rembulane
Mumpung jembar kalangane
Sun suraka surak hiyo

Sholawat Badar

Sholaatullaah salaamullaah
alaa Thooha rosuulillaah
Sholaatullaah salaamullaah
alaa Yaasin habiibillaah
Tawassalna bi Bismillaah
wabil Haaadi Rosulillaah
wakulli mujaahidin lillaah
bi ahlil badri yaa Allaah

Ilaahi sallimi ummah
minal aafaati wannigmah
wa min hammin wa min ghummah
bi ahlil badri yaa Allaah

Ilaahi-ghfir wa akrimna binaili mathoolibin minna
wadafi masaa-ati 'anna
bi-ahlil badri yaa Allaah

Terjemahan Lir Ilir :

Bangunlah, bangunlah
Tanaman sudah bersemi
Demikian menghijau bagaikan pengantin baru
Anak gembala, anak gembala panjatlah (pohon) belimbing itu
Biar licin dan susah tetaplah kau panjat untuk membasuh pakaianmu
Pakaianmu, pakaianmu terkoyak-koyak di bagian samping
Jahitlah, benahilah untuk menghadap nantisore
Mumpung bulan bersinar terang,mumpung banyak waktu luang
Ayo bersoraklah dengan sorakan iya

Sekian mengenai lirik lagu lir ilir kali ini. untuk file mp3nya anda bisa dapatkan dengan mudah di situs situs download musik yang ada di internet. semoga mendatangkan manfaat bagi anda semua khususnya penulis.

Teks Lirik Qasidah Ya Laqolbin

Fiqih Islam - Jika kita penggemar lantunan shalawat, tentu tidak asing lagi dengan qasidah berjudul "Ya Laqolbin". yah qosidah ini sering dikumandangkan diberbagai acara acara mejlis taklim dan maulid di berbagai wilayah di tanah air. terlebih lagi Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf juga sering melantunkan syair yaa laqalbin ini. tak heran jika sholawat ini cukup populer di tengah tengah masyarakat.

Ya laqolbin sendiri terdiri hanya dari beberapa bait dan syair saja, sehingga mudah untuk dihafalkan. namun makna dan arti yang terkandung didalam liriknya sangat dalam dan menggambarkan betapa agungnya Rasulullah SAW, meskipun sebenarnya kata kata yang bagaimanapun tidak mungkin mampu menggambarkan sosok sebenarnya Rasulullah SAW.

Baca Juga : Lirik Lagu Lir Ilir

Nah, untuk itu langsung saja simak teks lirik qasidah ya laqolbin dalam versi tulisan arab dan latin lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya . . .

Teks Lirik Qasidah Ya Laqolbin

Teks Lirik Qasidah Ya Laqolbin :

يَا لَقَلبٍ سُرُو رُهُ قَد تَوَا لى
بِحَبِيبٍ عَمَّ الاَنَا مَ نَوَالاَ

جَلَّ مَن شَرَّفَ الوُجُودَ بِنورِ
 غَمَرَ الكَونَ بَهجَةً وَجَمَالاَ

قَد تَرَقَّ فِى الحُسنِ اَعلى مَقَامِ
وَتَنَا هى فِى مَجدِهِ وَتَعَالى

لاَحَظَتهُ العيُونُ فِيمَا اجتَلَتهُ 
بَشَرًا كاَ مِلاً يُزِيحُ الضَّلاَلاَ

وَهوَ مِن فَوقِ عِلمِ مَا قَد رَاَته
رِفعَةً فِى شُؤُو نِهِ وَكَمَالاَ


Latin :

ya laqolbin sururuhu qod tawala
bihabibin ‘ammal ana ma nawala

jalla man syarrofal wujuuda binuri
ghomarol kauna bahjatawwa jamaala

qod taroqqo fil husni a’ala maqoomi
wa tana ha fi majdihi wa ta’aala

la hadzothul ‘uyunu fimajtalathu
ba syaron kamilayyuzi hudhdholala

wahwa min fauqi ‘ilmi ma qod roathu
rif’atan fi syu’uunihi wa kamala

Terjemah :

bahagia dan sukaria berdatangan merasuki kalbu
menyambut datangnya kekasih Allah pembawa anugerah bagi seluruh manusia

Maha Agung Dia yang telah memuliakan wujud ini dengan nur berkilauan
meliputi semuanya dengan kerianan dan kecantikan

dia telah naik ke tempat yang tertinggi dalam kebaikannya
dan telah memuncak dalam keagungannya

mata memandang penuh damba
bentuk insan sempurna pengikis segala yang sesat

meski sesungguhnya keluhuran dan kesempurnaannya
melampaui segala yang bisa dicapai pengetahuan yang manapun jua

Sekian mengenai lirik sholawat ya laqolbin beserta artinya. dengan begitu selain sholawatan, anda juga bisa mengerti dan memahami makna yang ada didalmnya sehingga kita semakin cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Teks Lirik Sholawat Qomarun Sidnan Nabi Arab dan Artinya

Fiqih Islam - Dari banyak macam dan jenis qasidah yang ada, salah satunya ada yang menarik yaitu sholawat berjudul "Qomarun Sidnan Nabi" yang bermakna menggambarkan tentang keindahan Rasulullah SAW yang bersinar layaknya rembulan. syair lagunya sendiri bermakna cukup dalam sehingga menarik untuk diketahui arti dan terjemahannya bagi yang belum mengetahui.

Qosidah ini juga biasa dilantunkan oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dari solo. sehingga jelaslah bahwa bagi siapapun yang sering mendengarkan lantunan shalawat pasti pernah mendengarnya.

Nah, kali ini  muslim fiqih akan membahas mengenai teks lirik qomarun sidnan Nabi dalam versi tulisan arab lengkap beserta arti bahasa indonesianya agar lebih mudah dipahami inti dan maknanya. so langsung saja berikut ini lirik syairnya . . .

Baca Juga : Lirik Qasidah Ya Laqolbin

Teks Lirik Sholawat Qomarun Sidnan Nabi Arab dan Artinya

Teks Lirik Sholawat Qomarun Sidnan Nabi :
 
واجمل منك لم تراه قط عينا .. واطيب منك لم تلدا النساء
خلقت مبرءا من كل عيبا .. كأنك قد خلقت كما تشاء

قمر .. قمر .. قمر سيدنا النبي .. قمر
وجميل .. وجميل .. وجميل سيدنا النبي .. وجميل

قمر .. قمر .. قمر سيدنا النبي .. قمر
وجميل .. وجميل .. وجميل سيدنا النبي .. وجميل

وكف المصطفي كالورد نادي .. وعطرها يبقي اذا مست ايادي
الله .. الله
وكف المصطفي كالورد نادي .. وعطرها يبقي اذا مست ايادي
الله .. الله

وعم ناولها كل العبادي .. وعم ناولها مل العبادي
وعم ناولها كل العبادي .. حبيب الله يا خير البرا

يااااا قمر
قمر .. قمر .. قمر سيدنا النبي .. قمر
وجميل .. وجميل .. وجميل سيدنا النبي .. وجميل

ولا ظل له بل كان نورا .. تنال الشمس منه والبدورا
الله .. الله
ولا ظل له بل كان نورا .. تنال الشمس منه والبدورا
الله .. الله

ولم يكن الهدي لولا ظهورها .. ولم يكن الهدي لولا ظهورها
ولم يكن الهدي لولا ظهورها .. وكل الكون انا رهن رضاها

قمر .. قمر .. قمر سيدنا النبي .. قمر
وجميل .. وجميل .. وجميل سيدنا النبي .. وجميل

قمر .. قمر .. قمر سيدنا النبي .. قمر
وجميل .. وجميل .. وجميل سيدنا النبي .. وجميل

Arti dan Terjemahnya :

Kamu sangat indah yang belum pernah lihat oleh mata,
Kamu seorang suci yang tidak pernah dilahirkan oleh seorang wanita
Kamu diciptakan terhindar daripada keaiban
Seolah-olah kamu di ciptakan seperti mana yang kamu kehendaki

Qamarun
Bulan
Bulan
Kamu umpana bulan wahai penghulu kami…

Wahai keindahan
Wahai keindahan
Engkau sangat indah wahai penghulu kami

Qamarun
Bulan
Bulan
Kamu umpana bulan wahai penghulu kami…

Wahai keindahan
Wahai keindahan
Engkau sangat indah wahai penghulu kami

Dan Tangan penghulu kami seperti bunga yang mekar
Dan keharuman nya kekal apabila di sentuh oleh tangan-tangan
Dan Tangan penghulu kami seperti bunga yang mekar
Dan keharuman nya kekal apabila di sentuh oleh tangan-tangan
Dan pemberian nya meliputi bagi setiap umatnya
Dan pemberian nya meliputi bagi setiap umatnya
Dan pemberian nya meliputi bagi setiap umatnya
Kekasih Allah wahai sebaik-baik manusia

Yahai bulan…
Bulan
Kamu umpana bulan wahai penghulu kami…

Wahai keindahan
Wahai keindahan
Engkau sangat indah wahai penghulu kami
Kamu tidak ada bayang- bayang kerana kamu adalah cahaya
Kamu umpama matahari dan bulan
Kamu tidak ada bayang- bayang kerana kamu adalah cahaya
Kamu umpama matahari dan bulan
Tidak akan ada hidayah sekiranya bila baginda tidak ada
Tidak akan ada hidayah sekiranya bila baginda tidak ada
Tidak akan ada hidayah sekiranya bila baginda tidak ada
Dan setiap alam semesta bercahaya dengan sebab baginda

Bulan
Bulan
Kamu umpana bulan wahai penghulu kami

Wahai keindahan
Wahai keindahan
Engkau sangat indah wahai penghulu kami

Sekian mengenai lirik sholawat qomarun sidnan Nabi kali ini. semoga syi'ir sidnan Nabi ini banyak mendatangkan manfaat bagi pelantun maupun pendengarnya.

Teks Lirik Syi'ir Tanpo Waton

Syi'ir Tanpo Waton - Pada kesempatan kali ini akan kita bahas mengenai sholawat berjudul "Tanpo Waton" yang sangat populer dan melegenda. setiap hari syi'ir tanpo waton ini selalu diputar baik di musholla maupun masjid masjid hampir diseluruh indonesia khususnya daerah pulau jawa. biasanya diputar sesaat sebelum waktu sholat 5 waktu terutama saat shalat maghrib dan subuh. syair dan liriknya sendiri menggunakan bahasa jawa serta mengandung makna dan arti yang dalam serta penuh nasehat. nada lagunya sendiri juga sangat enak didengar dan menggetarkan hati. tak heran jika sholawat tanpo waton ini begitu cepat dikenal masyarakat tanah air.

Namun ada yang menarik jika kita membahas shalawat tanpo wathon ini. yaitu mengenai siapa sebenarnya pencipta dan pengarang syi'ir tanpo waton ini? masyarakat pada umunya menganggap KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur lah yang menciptakan sekaligus melantunkan syi'ir tanpo waton ini. masyarakat bahkan banyak yang menamai syiir tanpo waton dengan sebutan sholawat gusdur karena lebih mudah diucapkan. namun yang perlu anda ketahui, ternyata pengarang sesungguhnya sekaligus yang menyanyikannya adalah KH Mohammad Nizam As-shofa (Gus Nizam), pemangku pondok pesantren Ahlus-Shofa Wal-Wafa Sidoarjo.

Baca Juga : Lirik Sholawat Qomarun Sidnan Nabi

Nah, kembali ke intinya sesuai judul bahwa pada artikel kali ini akan kami bagikan tentang teks lirik syi'ir tanpo waton lengkap beserta arti/terjemahan bahasa indonesianya agar bisa menjadi bahan renungan sekaligus pelajaran. so berikut ini teks lirik lengkapnya . . .

Teks Lirik Syiir Tanpo Waton


Astagfirullah robbal baroya
Astagfirulloh minal khotoya
Robbi zidni `ilmannaafii’a
Wawaffikni `amalan sholiha

Yaa rosulallah salammun’alaik
Yaa rofi’asaaniwaddaaroji
Atfatayaji rotall `aalami
Yauhailaljuu diwaalkaromi 

Ngawiti ingsun nglaras syi’iran (aku memulai menembangkan syi’ir)
Kelawan muji maring Pengeran (dengan memuji kepada Tuhan)
Kang paring rohmat lan kenikmatan (yang memberi rohmat dan kenikmatan)
Rino wengine tanpo pitungan 2X (siang dan malamnya tanpa terhitung)

Duh bolo konco priyo wanito (wahai para teman pria dan wanita)
Ojo mung ngaji syareat bloko (jangan hanya belajar syari’at saja)
Gur pinter ndongeng nulis lan moco (hanya pandai bicara, menulis dan membaca)
Tembe mburine bakal sengsoro 2X (esok hari bakal sengsara)

Akeh kang apal Qur’an Haditse (banyak yang hapal Qur’an dan Haditsnya)
Seneng ngafirke marang liyane (senang mengkafirkan kepada orang lain)
Kafire dewe dak digatekke (kafirnya sendiri tak dihiraukan)
Yen isih kotor ati akale 2X (jika masih kotor hati dan akalnya)

Gampang kabujuk nafsu angkoro (gampang terbujuk nafsu angkara)
Ing pepaese gebyare ndunyo (dalam hiasan gemerlapnya dunia)
Iri lan meri sugihe tonggo (iri dan dengki kekayaan tetangga)
Mulo atine peteng lan nisto 2X (maka hatinya gelap dan nista)

Ayo sedulur jo nglaleake (ayo saudara jangan melupakan)
Wajibe ngaji sak pranatane (wajibnya mengkaji lengkap dengan aturannya)
Nggo ngandelake iman tauhide (untuk mempertebal iman tauhidnya)
Baguse sangu mulyo matine 2X (bagusnya bekal mulia matinya)

Kang aran sholeh bagus atine (Yang disebut sholeh adalah bagus hatinya)
Kerono mapan seri ngelmune (karena mapan lengkap ilmunya)
Laku thoriqot lan ma’rifate (menjalankan tarekat dan ma’rifatnya)
Ugo haqiqot manjing rasane 2 X (juga hakikat meresap rasanya)

Al Qur’an qodim wahyu minulyo (Al Qur’an qodim wahyu mulia)
Tanpo tinulis biso diwoco (tanpa ditulis bisa dibaca)
Iku wejangan guru waskito (itulah petuah guru mumpuni)
Den tancepake ing jero dodo 2X (ditancapkan di dalam dada)

Kumantil ati lan pikiran (menempel di hati dan pikiran)
Mrasuk ing badan kabeh jeroan (merasuk dalam badan dan seluruh hati)
Mu’jizat Rosul dadi pedoman (mukjizat Rosul(Al-Qur’an) jadi pedoman)
Minongko dalan manjinge iman 2 X (sebagai sarana jalan masuknya iman)

Kelawan Alloh Kang Moho Suci (Kepada Alloh Yang Maha Suci)
Kudu rangkulan rino lan wengi (harus mendekatkan diri siang dan malam)
Ditirakati diriyadohi (diusahakan dengan sungguh-sungguh secara ihlas)
Dzikir lan suluk jo nganti lali 2X (dzikir dan suluk jangan sampai lupa)

Uripe ayem rumongso aman (hidupnya tentram merasa aman)
Dununge roso tondo yen iman (mantabnya rasa tandanya beriman)
Sabar narimo najan pas-pasan (sabar menerima meski hidupnya pas-pasan)
Kabeh tinakdir saking Pengeran 2X (semua itu adalah takdir dari Tuhan)

Kelawan konco dulur lan tonggo (terhadap teman, saudara dan tetangga)
Kang podho rukun ojo dursilo (yang rukunlah jangan bertengkar)
Iku sunahe Rosul kang mulyo (itu sunnahnya Rosul yang mulia)
Nabi Muhammad panutan kito 2x (Nabi Muhammad tauladan kita)

Ayo nglakoni sakabehane (ayo jalani semuanya)
Alloh kang bakal ngangkat drajate (Allah yang akan mengangkat derajatnya)
Senajan asor toto dhohire (Walaupun rendah tampilan dhohirnya)
Ananging mulyo maqom drajate 2X (namun mulia maqam derajatnya di sisi Allah) 

Lamun palastro ing pungkasane (ketika ajal telah datang di akhir hayatnya)
Ora kesasar roh lan sukmane (tidak tersesat roh dan sukmanya)
Den gadang Alloh swargo manggone (dirindukan Allah surga tempatnya)
Utuh mayite ugo ulese 2X (utuh jasadnya juga kain kafannya)

Yarosulalloh salammun’alaik
Yaarofi’asaaniwaddaaroji
Atfatayaji rotall `aalami
Yauhailaljuu diwaalkaromi

Sekian mengeai lirik syi'ir tanpo waton dan artinya kali ini. semoga bermanfaat dan bisa dipahami makna yang terkandung didalamnya sehingga menjadikan kita lebih baik lagi. untuk file mp3nya, anda bisa mendownloadnya sendiri di berbagai situs yang ada di internet.

Trending Topic

20 Macam Dosa Besar Dalam Islam

Dosa Dosa Besar - Selain mengerjakan segala yang diperintahkan ALLAH SWT, kita juga wajib meninggalkan semua yang dilarang olehnya. jadi se...

Artikel Terbaru

Like Us